Apakah Skor Kredit Anda Berubah Setiap Kali Anda Memeriksanya? Inilah Alasannya!

Skor kredit merupakan indikator numerik dari riwayat kredit seseorang yang bisa menunjukkan kelayakan mendapat kredit (creditworthiness). Sangat penting bagi setiap orang untuk memantau skor kredit mereka secara berkala guna mempertahankan profil keuangan yang sehat. Pasalnya, semakin tinggi skor kredit Anda, semakin baik reputasi keuangan Anda di mata lembaga keuangan.
Di Indonesia, Anda dapat memeriksa skor kredit secara gratis melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) atau melalui Biro Kredit Swasta seperti PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK). Namun, perlu dipahami bahwa model penilaian kredit dari setiap lembaga bisa bervariasi. SLIK menggunakan skala Kolektibilitas (KOL) dari angka 1 sampai 5 untuk menunjukkan posisi kredit Anda, sementara Biro Kredit Swasta seperti CLIK menggunakan skor numerik tiga digit.
Ketika melakukan pengecekan skor kredit, perubahan pada skor kredit Anda adalah hal yang wajar, terutama jika Anda memiliki transaksi keuangan yang aktif seperti sering mengajukan pinjaman, melakukan pembayaran utang, atau cicilan yang sedang berjalan.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Skor Kredit
Menurut CLIK, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan perubahan skor kredit ke arah negatif:
- Jumlah Utang
Mengambil pinjaman lain saat masih memiliki utang berjalan apalagi dibarengi dengan pembayaran yang kerap terlambat atau terlewat bisa berdampak buruk pada skor kredit Anda. Mengajukan beberapa akun kredit dalam waktu singkat dapat menurunkan skor kredit Anda dalam jangka waktu tertentu. Karena, hal tersebut bisa menimbulkan indikasi kalau Anda sedang kesulitan keuangan karena menanggung terlalu banyak utang.
- Menutup Rekening
Jika Anda melunasi utang lantas segera menutup rekening untuk menghindari godaan berutang di masa depan, sebaiknya dipikirkan lagi. Menutup rekening Anda ternyata bisa memperpendek rekam jejak riwayat kredit dan bisa mengurangi limit kredit Anda secara keseluruhan, dan berpotensi menurunkan skor kredit Anda.
- Kesalahan pada laporan atau data yang tidak update
Salah satu masalah yang di luar kendali debitur adalah ketika laporan kreditnya mengalami error administratif atau tidak update. Nah, jika Anda mengetahui ada data yang tidak sesuai, segera periksa kembali ke lembaga tempat Anda mengajukan pinjaman. Atau, Anda juga bisa mengecek skor di Biro Kredit Swasta. Sebagai informasi, pelaporan data kredit debitur juga bisa terhambat ketika lembaga penyedia kredit tidak rutin melaporkan data nasabah mereka ke lembaga pengelola informasi kredit.
Baca juga: Sudah Periksa Skor Kreditmu dengan Biro Kredit Swasta? Temukan Perbedaannya!
Pentingnya Pembaruan Skor Kredit Secara Rutin dan Komprehensif
Meskipun perannya penting dalam menentukan kesehatan finansial dan akses ke kredit, banyak calon debitur mungkin belum menyadari bahwa skor kredit mereka tidak selalu memiliki data terbaru. Hal ini dapat menyebabkan penilaian yang tidak akurat atas kelayakan kredit dan, berpotensi mempengaruhi peluang mereka untuk mendapatkan pinjaman, kartu kredit, atau bahkan suku bunga yang kompetitif.
“CLIK menghimbau debitur untuk tidak hanya mengandalkan satu sumber laporan kredit, terutama saat mengajukan beberapa pinjaman dari penyedia pinjaman tradisional dan digital. Jika kreditur tidak memberikan data terkini dari OJK atau Biro Kredit Swasta, skor kredit Anda di saat itu mungkin tidak mencerminkan situasi keuangan terkini secara akurat. Hal merugikan lain yang bisa terjadi adalah, jika lembaga pemberi kredit sama sekali tidak melaporkan data Anda, sehingga riwayat kredit tidak dapat dilacak dan memengaruhi skor kredit Anda secara keseluruhan,” kata Presiden Direktur CLIK Leonardo Lapalorcia.
Menurut Leonardo, perubahan pada skor kredit terjadi setidaknya sebulan sekali. Namun, jika Anda memiliki beberapa pinjaman atau kartu kredit, perubahan pada skor kredit bisa lebih sering. Setiap kali salah satu kreditor Anda mengirimkan informasi ke OJK atau Biro Kredit Swasta, skor Anda dapat diperbarui.
CLIK selalu berupaya untuk memberikan kontribusi nyata untuk memperkuat industri kredit nasional, terutama dalam hal mempermudah masyarakat mendapatkan akses kredit dan memiliki pegangan data informasi kredit yang akurat. “Lanskap pelaporan kredit saat ini sering kali membuat konsumen tidak mengetahui posisi profil kredit mereka. Untuk mengatasi hal ini, kami mengusulkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan lembaga keuangan, Biro Kredit Swasta, dan regulator. Dengan bekerja sama, kita dapat membangun kerangka kerja standar yang memastikan pembaruan skor kredit yang tepat waktu dan akurat, yang pada akhirnya dapat memberdayakan lebih banyak orang untuk memiliki akses keuangan,” kata Leonardo.
![[:id]Skor Kredit 600: Baik atau Buruk?[:en]600 Credit Score: Is It Good or Bad?[:]](https://cbclik.com/wp-content/uploads/2024/11/Skor-Kredit-600-Baik-atau-Buruk-150x150.jpg?crop=1)
![[:id]Kesadaran Masyarakat akan Kegiatan Fintech Lending Ilegal[:en]Public Awareness of Illegal Fintech Lending Activities[:]](https://cbclik.com/wp-content/uploads/2024/11/Kesadaran-Masyarakat-akan-Kegiatan-Fintech-Lending-Ilegal-150x150.jpg?crop=1)