Workshop CLIK x Astra Integrasi Digital: Strategi Manajemen Risiko Hadapi Tantangan Ekonomi 2025

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar domestik, penguatan manajemen risiko menjadi elemen kunci dalam menjaga stabilitas serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan sektor keuangan. PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK Biro Kredit) bersama Astra Integrasi Digital (AID) menggelar workshop strategis pada 10-11 April 2025 di Hotel Gaia, Bandung, yang fokus pada optimalisasi manajemen risiko melalui inovasi digital dan analisis data terkini.

Manajemen Risiko sebagai Pilar Stabilitas Sektor Keuangan

Penguatan manajemen risiko merupakan langkah kritikal untuk memperkuat resilience institusi keuangan menghadapi volatilitas pasar dan risiko operasional. Jenis-jenis risiko yang dihadapi meliputi risiko terkait kredit, ketersediaan likuiditas, operasional internal, fluktuasi pasar, serta aspek hukum dan citra perusahaan.

Sektor keuangan berperan krusial dalam menyalurkan dana, mendukung pertumbuhan bisnis, dan menjaga kepercayaan publik. Manajemen risiko yang kuat membantu meminimalisir kerugian, memperkuat ketahanan terhadap guncangan ekonomi, dan memastikan kelangsungan usaha. Selain itu, penguatan manajemen risiko juga mencerminkan kepatuhan pada standar internasional dan regulasi OJK serta Bank Indonesia, menjadi bagian penting dari tata kelola dan membangun kepercayaan publik.

Baca Juga: Majukan Perekonomian Nasional, CLIK Biro Kredit dan Kemenkop Lakukan Riset Ekosistem Pinjaman UMKM

CLIK dan Astra Perkuat Manajemen Risiko di Tengah Keadaan Ekonomi 2025

PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK Biro Kredit) bekerja sama dengan Astra Integrasi Digital menyelenggarakan workshop intensif yang membahas strategi penguatan manajemen risiko di sektor keuangan. Kegiatan ini merupakan respons atas dinamika ekonomi tahun 2025 yang penuh tantangan, di mana volatilitas pasar, perubahan suku bunga, serta risiko teknologi menuntut pelaku industri untuk lebih adaptif dan tanggap terhadap risiko.

Melalui pendekatan berbasis data dan wawasan pasar terkini, workshop ini dirancang sebagai forum strategis bagi unit bisnis Astra Finansial untuk membahas solusi konkrit dalam pengelolaan risiko kredit, likuiditas, operasional, dan investasi. Kolaborasi antara CLIK dan Astra memperlihatkan komitmen kuat dalam menciptakan sistem keuangan yang lebih tangguh dan berdaya saing tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Workshop Datangkan Ahli di Bidang Keuangan

Workshop ini menghadirkan para pakar dan pemangku kepentingan dari berbagai lembaga keuangan dan teknologi, yang memberikan pandangan strategis mengenai tantangan dan peluang sektor keuangan di tahun 2025. Berikut adalah para pembicara dan topik yang dibawakan:

  • Dino Milano Siregar (Kepala Departemen Pengawasan, ITSK, Aset Digital, dan Aset Kripto, OJK)
    Membuka sesi dengan paparan tentang tren akselerasi digital dan implikasi regulasi terhadap industri keuangan Indonesia.
  • Fithra Faisal (Economic Adviser / Chief Economist)
    Menyampaikan outlook makroekonomi Indonesia 2025, termasuk proyeksi pertumbuhan dan dinamika pasar global.
  • Rico Frans (Chief IT and Digital Analytics, PT XL Axiata Tbk.)
    Mengulas tantangan dan peluang di sektor ekonomi digital serta peran data dalam mendukung keputusan bisnis.
  • Lucky Herviana (Chief Digital Transformation Officer, CLIK Biro Kredit)
    Memaparkan strategi manajemen risiko berbasis digital untuk meningkatkan ketahanan sektor keuangan terhadap volatilitas pasar.
  • Kiril Odintsov (Chief Risk Officer, Skor Technologies)
    Menjelaskan pentingnya optimalisasi data eksternal dalam meningkatkan efektivitas manajemen risiko di lembaga keuangan.

Baca Juga: Biro Kredit sebagai Penunjang Keberhasilan Program 3 Juta Rumah Pemerintah

Prospek Sektor Perbankan di Indonesia Tahun 2025-2026

Prospek perbankan Indonesia 2025–2026 menawarkan peluang pertumbuhan yang didukung kondisi ekonomi stabil (5,1–5,5%), digitalisasi layanan, inklusi keuangan, dan peningkatan kredit UMKM. Kebijakan dari BI dan OJK serta perubahan perilaku nasabah turut menjadi faktor penting dalam perkembangan sektor ini.

Memasuki 2026, bank akan fokus pada efisiensi digital, penguatan keamanan siber, dan pembiayaan ramah lingkungan (green banking), dengan dukungan insentif pemerintah. Namun, tantangan seperti ketidakpastian ekonomi global dan regulasi baru menuntut kemampuan adaptasi cepat serta peningkatan kualitas layanan untuk menjaga kepercayaan nasabah.

Pelajari lebih lanjut tentang layanan CLIK untuk bisnis Anda: