Langkah CLIK Melindungi Data Klien dari Ancaman Serangan Siber

Serangan siber menimbulkan risiko yang signifikan, berpotensi menyebabkan gangguan terhadap sistem operasional, kebocoran data, dan kerugian finansial akibat serangan ransomware. Lembaga Keuangan dan Lembaga Non-Keuangan yang memiliki data seperti nomor kartu kredit, nomor rekening bank, dan informasi sensitif lainnya pun rentan terhadap ancaman tersebut. Oleh sebab itu, penting bagi sebuah perusahaan menerapkan langkah-langkah keamanan secara internal dan dengan cermat memilih mitra yang memiliki sistem keamanan terbaik untuk memitigasi risiko ini.
Mitigasi Risiko di CLIK
Memahami risiko dalam mengelola data nasabah dalam jumlah besar, Presiden Direktur PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK) Leonardo Lapalorcia menegaskan bahwa perusahaannya telah menerapkan berbagai macam strategi untuk melindungi informasi para kliennya. Strategi ini mencakup investasi dalam sistem keamanan yang kuat, penerapan langkah-langkah keamanan data yang terdepan di industri, dan pembentukan protokol untuk memastikan akses yang aman dan pendayagunaan informasi konsumen secara bertanggungjawab.
Sebagai biro kredit swasta di Indonesia yang terafiliasi dengan perusahaan global CRIF SpA, CLIK juga mendapat manfaat dari protokol keamanan internal canggih yang esensial untuk diterapkan. Protokol ini mencakup perlindungan dari pencurian identitas dan pemantauan risiko siber. Selain itu, CLIK juga menggunakan beberapa mekanisme keamanan untuk memastikan perlindungan data pengguna, termasuk:
- Sistem Keamanan Data Berlapis: CLIK menerapkan sistem keamanan yang terdiri dari sistem Security Information and Event Management (SIEM) dan Data Leak Prevention (DLP) untuk melindungi data dari akses yang tidak sah dan kebocoran.
- Perangkat Firewall Keamanan Berlapis: Firewall berlapis diterapkan untuk memperkuat keamanan jaringan dari akses yang tidak sah dan serangan siber.
- Proteksi titik akhir: Perlindungan titik akhir di CLIK menggunakan anti-virus dan manajemen perangkat paling canggih yang mengamankan semua perangkat fisik. Perlindungan ini mencakup server, workstation, perangkat seluler, dan muatan kerja dari ancaman keamanan siber.
- Enkripsi Data: Data pelanggan dienkripsi menggunakan algoritma yang kuat untuk mencegah akses yang tidak sah.
- Kebijakan Privasi yang ketat: CLIK memiliki kebijakan privasi yang ketat yang mengatur bagaimana data pelanggan dikumpulkan, disimpan, dan digunakan.
- Meningkatkan Kesadaran Keamanan Siber di Antara Karyawan: Di CLIK, kami berinvestasi pada karyawan untuk memastikan mereka memahami potensi serangan siber, cara mengidentifikasinya sejak dini, dan selalu mendorong praktik kerja remote yang aman. CLIK memberikan pelatihan dan pendidikan rutin kepada karyawan tentang keamanan siber untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan mereka dalam melindungi data kredit.
- Pemantauan dan Evaluasi Rutin: CLIK secara rutin memantau dan mengevaluasi sistem keamanannya untuk memastikan bahwa sistem tersebut selalu efektif dalam melindungi data pelanggan.
Petunjuk Mitigasi Risiko Dini dari CLIK
Apabila organisasi Anda dipercayakan untuk mengelola data sensitif dalam jumlah yang besar, terutama bagi Lembaga Keuangan, ceklis keamanan siber ini dapat digunakan untuk memitigasi risiko serangan siber:
- Perbarui dan Tingkatkan Perangkat Lunak: Terapkan pembaruan perangkat lunak secara teratur segera setelah tersedia.
- Batasi dan Kontrol Akses Akun: Karena penyerang sering kali mengincar kredensial karyawan, menerapkan pendekatan “zero-trust” sangat disarankan. Pendekatan ini memberikan hak akses yang minimal, memberikan karyawan hanya apa yang mereka perlukan untuk melakukan pekerjaannya.
- Kelola Sistem dan Konfigurasi secara aktif: Memindai dan memelihara inventaris perangkat dan perangkat lunak jaringan Anda secara teratur. Hapus perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak perlu atau tidak teridentifikasi dari jaringan Anda.
- Memanfaatkan Layanan Biro Kredit: Pertimbangkan untuk memanfaatkan layanan biro kredit untuk membantu Anda mendeteksi potensi tanda-tanda pencurian identitas atau aktivitas penipuan. Biro kredit melacak perubahan pada laporan kredit, sehingga Anda dapat mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan jika data Anda terekspos dalam suatu pelanggaran.
Studi Kasus CLIK
Sebelumnya, salah satu klien CLIK dari industri Perbankan menghadapi keterlambatan dalam proses underwriting karena menggunakan banyak perangkat dan sumber data. Hal ini menyebabkan waktu pelayanan jadi semakin panjang. Namun, dengan integrasi layanan biro kredit CLIK, klien kami kini dapat mempercepat proses underwriting mereka. Peningkatan ini membantu klien dalam membuat keputusan tepat waktu dengan lebih efisien.
Selain itu, praktik mitigasi risiko siber yang kuat yang diterapkan oleh CLIK secara signifikan telah memperkuat Service Level Agreement (SLA) kami. Hal ini menjamin akses tak terputus ke layanan CLIK sepanjang waktu. Oleh karenanya, klien dapat secara konsisten memberikan layanan kompetitif penuh selama 24/7 kepada end-user mereka.
![[:id]CLIK Siap Dukung Lembaga Keuangan Menghadirkan Fasilitas Pinjaman yang Terjangkau[:en]CLIK Ready to Support Financial Institutions in Providing Affordable Loan Facilities[:]](https://cbclik.com/wp-content/uploads/2024/04/Direktur-Utama-CLIK-Leonardo-Lapalorcia-150x150.jpg?crop=1)
![[:id]Panduan untuk Membangun Kelayakan Kredit di Kalangan UMKM[:en]A Guide to Building Creditworthiness among MSMEs[:]](https://cbclik.com/wp-content/uploads/2024/05/Panduan-untuk-Membangun-Kelayakan-Kredit-di-Kalangan-UMKM-150x150.png?crop=1)